Rabu, 24 Februari 2016

MEMBUANG SAMPAH KE SUNGAI MEMBUNUHMU

Sulitnya menemukan sungai dengan air yang bersih menandakan bahwa pencemaran air saat ini sudah dalam tahap yang semakin memprihatinkan, untuk bisa menikmati jernihnya air sungai sudah tidak mudah lagi, kita harus menempuh hutan gunung, itupun belum tentu tidak tercemar. tidak seperti kata generasi pendahulu dimana mereka selalu bangga bercerita betapa senang dan gembiranya bermain di sungai, b erenang dan mencari ikan dimana pada waktu itu, katanya airnya jernih tidak seperti sekarang yang keruh dan penuh limbah. Sayang, generasi sekarang, mencari sungai yang airnya jernih itu susah.

Keadaan air di penampungan air seperti sungai dan air tanah di suatu daerah khususnya perumahan di kota dan pinggiran kota pada saat ini kualitasnya sudah menurun sampai ke tingkat yang membahayakan sehingga akibat pencemaran air tersebut, mendapatkan air yang sesuai dengan peruntukannya menjadi hal yang sulit, untuk bisa mendapatkan air layak konsumsi pun harus beli.

Sebagian besar pencemaran air di Indonesia diakibatkan oleh aktifitas manusia, limbah industri, limbah pemukiman, limbah pertanian dan yang lebih memprihatinkan adalah sudah menjadi hal yang biasa sungai - sungai disekitar pemukiman menjadi tempat membuang sampah, bahkan saat ini di pedesaan pun sungai menjadi sasaran tempat membuang sampah.

Saya yakin masyarakat Indonesia meyakini betapa pentingnya air bersih untuk keberlangsungan hidup mereka, dan ini bisa dijadikan modal dasar untuk menumbuhkan kesadaran bahwa membuang sampah sembarangan itu merupakan penyebab sulitnya mendapatkan air bersih.

Disaat orang membuang sampah ke sungai maka ia sedang menabung ancaman semakin sulitnya mendapatkan air bersih bagi dirinya sendiri, bagi keberlangsungan hidup manusia lainnya dimasa yang akan datang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar